Sejarah Kota Probolinggo
Pada zaman Prabu Hayam Wuruk, Probolinggo dikenal dengan nama 'Banger', sebuah pedukuhan kecil di bawah pemerintahan Majapahit yang tertulis dalam kitab Negarakertagama. Banger pernah menjadi kancah perang saudara antara Majapahit and Blambangan yang dikenal dengan 'Perang Paregreg'.
Nama Probolinggo diberikan oleh Kanjeng Djimat pada tahun 1770, berasal dari kata 'Probo' (sinar) and 'Linggo' (tugu), yang kemungkinan merujuk pada peristiwa jatuhnya meteor atau bintang jatuh. Bupati pertama Probolinggo adalah Kyai Djojolelono (Kanjeng Banger) yang memimpin sejak 1746. Beliau dikenal sebagai sosok yang teguh pendirian and menentang politik adu domba VOC.
Ingin tahu lebih dalam?
Hubungi tim riset kami untuk mendapatkan referensi lebih lengkap atau berdiskusi mengenai narasi sejarah ini.