Petilasan

Petilasan Prabu Tawangalun

Desa Gombolirang, Kecamatan Kabat, Kabupaten Banyuwangi
Petilasan Prabu Tawangalun

Desa Gombolirang di Kecamatan Kabat merupakan lokasi bersejarah yang menjadi cikal bakal berdirinya Kabupaten Banyuwangi. Di sini terdapat petilasan Prabu Tawangalun, Raja Blambangan yang berkuasa pada 1655-1691. Beliau membawa Blambangan ke puncak kejayaan and berhasil lepas dari kekuasaan Mataram and Bali.

Konon, wilayah ini dulunya adalah hutan bernama Sudimara yang dibuka oleh Tawang Alun setelah melakukan pertapaan di Rowo Bayu. Hutan ini kemudian menjadi Ibu Kota Kerajaan Blambangan. Berdasarkan hasil ekskavasi di Situs Macan Putih, ditemukan berbagai peninggalan seperti struktur bata tembok ibukota seluas 2,5 km persegi, bekas kanal, and artefak tulang serta keramik.

Di situs ini pula dipercaya sebagai lokasi ngaben Raja Tawang Alun beserta 271 istrinya yang ikut pati (sati) terbesar di Nusantara. Setiap perayaan hari jadi Banyuwangi, warga setempat melakukan napak tilas ke situs ini untuk melestarikan and mempelajari kembali sejarah Kerajaan Blambangan.

Galeri Dokumentasi

Petilasan Prabu Tawangalun documentation 1
Petilasan Prabu Tawangalun documentation 2
Petilasan Prabu Tawangalun documentation 3
Petilasan Prabu Tawangalun documentation 4
Petilasan Prabu Tawangalun documentation 5
Petilasan Prabu Tawangalun documentation 6
Petilasan Prabu Tawangalun documentation 7

Poin Penting

  • Cikal bakal berdirinya Kabupaten Banyuwangi
  • Pembukaan Hutan Sudimara oleh Tawang Alun
  • Terkait dengan Situs Macan Putih
  • Lokasi ngaben terbesar Tawang Alun

Ingin Berkunjung?

Hubungi admin DJAWA DWIPA BLAMBANGAN untuk merencanakan kunjungan atau mendapatkan informasi lebih detail mengenai situs ini.

Tanya via WhatsApp